Genjek : “seni melepas stress anak-anak MGG”

Sekaa Genjek MGG

” memang betul, kamu cantik

senyummu manis lesung pipitnya

berambut poni, bikin senang hatinya bli

bli ingin menggoda, jadi pingin mengajak nge-date

jalan dua-duaan pegangan tangan

kesana ke taman ganesha”

” re ra ro re ret re rora ret!

aduh manisne pipi sujenan!”

Baris demi baris kalimat terlontar dari mulut para penyanyi genjek yang tergabung dalam Sekaa Genjek MGG dalam acara pentas penyambutan calon anggota MGG 2009. Sabtu, 22 Agustus, Amphiteater Arsitektur menjadi saksi sejarah hidupnya kembali kesenian genjek di kalangan pecinta seni bali di kampus perjuangan ITB. Sengaja, genjek menjadi penutup acara yang dihadiri oleh para calon anggota MGG 2009 karena memberikan nuansa riang gembira dan penuh gelak tawa, Dengan harapan, para calon anggota MGG 2009, pulang dengan rona wajah tersenyum dan hati terpikat dengan Unit Kesenian Bali Maha Gotra Ganesha ITB. Tak kalah menariknya, pertunjukkan awal dibuka dengan tari belibis yang dibawakan oleh Dara, Yuni, Andani, Udyani, dan Astri. Tak hanya itu, penari-penari putra pun tak mau kalah menunjukkan kebolehan mereka membawakan tari baris tunggal. Alhasil ariadi, abdi, dan mahe mampu menarik perhatian calon anggota MGG 2009 putra untuk menekuni bidang seni tari putra.

Sekaa Genjek MGG Genjek yang adalah seni tari dengan musik perkusi vokal , di dalamnya berisikan untaian lagu-lagu daerah yang dikemas dengan nada dan gerak-gerik yang kocak, mengundang ketawa. Biasanya nyanyian genjek bertemakan kehidupan social dan intercourse. Genjek dapat dipadukan dengan tarian joged secara spontan.

sebagai mahasiswa yang terus bergelut dengan kuliah, genjek pun menjadi media melepas stress anak-anak MGG. Mulai dari lirik-lirik lagu yang bertemakan cinta hingga gerakan tubuh yang mengundang tawa pun menjadi kelakar saat menarikan genjek. Lagu-lagunya pun dikemas dalam 2 bahasa, yaitu pertama dinyanyikan dalam bahasa bali, selanjutnya ditranslate ke dalam bahasa indonesia. Tentunya lirik-liriknya menjadi lucu terdengar saat digubah dalam bahasa indonesia. Gelak tawa pun tak terelakkan baik pada saat latihan maupun saat pementasan. hehehe saat pentas pun, sekaa genjek MGG mengandalkan improvisasi super duper tatkala lupa lirik lagunya ataupun bingung kelanjutan gerakannya. Namun, hal tersebut justru menjadi obrolan yang seru penuh tawa di backstage saat pertunjukkan genjek berakhir.  Memang genjek merupakan obat mujarab untuk menghilangkan stress dan beban pikiran saat kuliah. Apabila dianalogikan bisa dikatakan termasuk terapi tertawa..hahahahaha (^^)V

(pd) MGG keren like this Yes!

3 responses to this post.

  1. mantap bro…wakkaka…

    Sekaa Genjek Kadung Engsap MGG..

    Reply

  2. Posted by ngurah pandu on August 25, 2009 at 10:27 pm

    saking engsapne, kanti inguh…kadong inguh gen be…wkwkwk

    Reply

  3. lagune dija download ?

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: