Malam Bali Bharata 17 Oktober 2009 @Lapangan basket CC ITB

Bali Bharata DIES NATALIS MGG XXXVIIIMalam Bali Bharata adalah malam puncak perayaan DIES NATALIS MAHA GOTRA GANESHA ITB XXXVIII. Sebelumnya pada tanggal 9 Oktober 2009 akan dilaksanakan pembukaan dies dengan simbolis pawai Balaganjur keliling kampus dan pementasan kecak sandikala “Kala Rau” di lapangan cinta kampus ITB.

Pada keesokan harinya akan dilaksanakan Festival Balaganjur se-Jakarta-Bandung di lapangan basket campus center ITB. Kemudian pada tanggal 17 Oktober 2009 pagi hari akan dilaksanakan temu alumni MGG ITB untuk semua angkatan dan pada malam harinya, penikmat seni akan dipuaskan oleh rangkaian pementasan Malam Bali Bharata.

Bali Bharata adalah sebuat impian anggota MGG dalam berkarya seni tari dan tabuh bali. Mewujudkan hal yang belum terwujud merupakan kebanggan bagi kami. Tema mahabharata sangat tepat dengan bulan oktober yang bernuansa kepahlawanan. Banyak filosofi-filosofi hidup yang dapat dipetik dari wiracarita “Mahabharata” ini. Mudah-mudahan para seniman dan penikmat seni dapat terpuaskan pada tanggal 17 Oktober 2009 di Lapangan Basket Campus Center ITB.

A. Latar panggung dibagi menjadi 3, yaitu :
1. Alat musik dan sound system (panggung musik)
2. Kerajaan
3. Hutan

B. Penampilan :
1. Tari Sekarjagat ( tari pembukaan)
2. Bondres
3. Tari Palawakya
4. Genjek dan joged
5. Tari cendrawasih oleh alumni MGG
6. Kolaborasi gamelan dengan musik modern oleh anggota MGG
7. Kolaborasi MGG dengan Balawan
8. Baleganjur
9. Tari Satya Brasta
10. Kecak

C. Urutan cerita “Bharata Yudha”
1. Tari palawakya, sebagai seorang pujangga yang menceritakan awal cerita Mahabharata melalui nyanyian palawakya dengan bondres sebagai pengartos (orang yang mengartikan/menerjemahkan). (latar kerajaan)

2. Bondres menegaskan kembali maksud palawakya mahabharata dan menceritakan gambaran umum wangsa kuru hingga cerita permainan dadu.

3. Drama permainan dadu dimulai dengan dihadiri oleh panca pandawa, drupadi, duryodana, dursasana dan sakuni. Setelah kalah bermain dadu, panca pandawa dan drupadi pergi ke hutan untuk mengalami masa pengasingan. (latar kerajaan)

4. Bondres menceritakan sebab kekalahan panca pandawa, gambaran suasana saat permainan dadu, dan kesedihan panca pandawa yang harus kalah dan mengasingkan diri di hutan.

5. Kemenangan korawa atas pandawa dirayakan dengan meriah di istana. Genjek dan joged melengkapi suasana kemenangan korawa karena korawa telah menguasai semua harta, dan kerajaan. (latar kerajaan)

6. Bondres lalu menceritakan panca pandawa dan drupadi telah memasuki hutan. Terlihat suasana kesedihan di mata mereka karena harus mengasingkan diri selama 12 tahun dan menyamar selama 1 tahun.

7. Drama panca pandawa dan drupadi berjalan memasuki hutan belantara sambil melihat hewan-hewan liar yang berkeliaran di hutan. Terlihat monyet-monyet dan burung-burung di sekeliling hutan. (latar hutan)

8. Tari cendrawasih, sebagai perlambang burung-burung yang ada di hutan. (latar hutan)

9. Bondres lalu menceritakan masa-masa pengasingan panca pandawa dan drupadi selama di hutan sedangkan di kerajaan sedang diadakan pesta pora. Terlihat korawa bersenang-senang menikmati pesta saat itu.

10. Kolaborasi oleh anggota, menceritakan hiburan nyanyian, musik modern dan gamelan saat berpesta (latar panggung musik)

11. Kolaborasi MGG dengan Balawan, menceritakan hiburan musik dan gamelan saat berpesta (latar panggung musik)

12. Bondres menceritakan 13 tahun telah berlalu dan masa pengasingan dan penyamaran panca pandawa dan drupadi telah berakhir. Mereka pun berniat untuk kembali ke kerajaan untuk meminta kembali haknya.

13. Drama panca pandawa dan drupadi yang telah melewati masa pengasingan dan penyamarannya. Lalu mereka kembali ke kerajaan untuk bertemu korawa meminta kerajaan milik mereka. (latar hutan).
Panca pandawa dan drupadi telah tiba di kerajaan dan bertemu korawa untuk meminta kerajaan mereka kembali. Namun korawa tidak bersedia dan memilih jalan perang sebagai penyelesaiannya. (latar kerajaan)

14. Bondres menceritakan bahwa tidak terdapat titik temu antara pandawa dan korawa sehingga diputuskan untuk perang. Genderang perang pun dibunyikan sebagai pertanda perang dimulai dan tabuh baleganjur terdengar menggema keras.

15. Balaganjur, sebagai pertanda/genderang dimulainya perang bharata. (latar hutan)

16. Tari Satya brasta, menceritakan awal perang hingga kematian gatotkaca di tangan karna (latar hutan)

17. Bondres menceritakan keadaan perang dimana banyak prajurit-prajurit yang terluka dan satu persatu ksatria korawa dan pandawa mati dalam perang.

18. Drama panca pandawa dan korawa berada di medan perang. Suasana memanas dimana prajurit pandawa dan korawa bertarung saling bunuh hingga akhirnya tersisa Bima dan Duryodana. Prajurit-prajurit berperan sebagai kecak untuk mengiringi perang Bima melawan Duryodana. Akhirnya Bima berhasil mengalahkan duryodana dengan menghempaskan gada ke paha duryodana. (latar hutan)

19. Bondres lalu menceritakan kemenangan panca pandawa dalam perang di kurusetra tersebut. Bondres menyampaikan petuah-petuah yang terkandung dalam peperangan tersebut lalu menutup acara malam dies.

3 responses to this post.

  1. Posted by ngurah pandu on September 17, 2009 at 6:31 pm

    Bhagawan Biasa is director…hehehehe

    Reply

  2. Posted by dendy on September 17, 2009 at 7:07 pm

    gile.
    penampilan dengan balawan bukan acara puncak?
    wew.

    Reply

    • Posted by ngurah pandu on September 19, 2009 at 1:26 am

      memang disetting demikian bli dendy…
      agar sesuai dengan jalan cerita mahabharata
      dari manager balawana juga mengatakan tidak ada masalah jika Balawan ditampilkan di depan atau di tengah acara…
      Saya yakin kesenian Bali yang ditampilkan MGG menjual dan tetap dinantikan oleh penikmat seni..

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: